Home / Berita / News

Kamis, 2 Februari 2023 - 18:50 WIB

Surabaya Kian Hijau dengan 949 Taman, 169 Diantaranya Dilengkapi Bermain Anak

Surabaya Kian Hijau dengan 949 Taman, 169 Diantaranya Dilengkapi Bermain Anak (Foto: Diskominfo Surabaya)

Surabaya Kian Hijau dengan 949 Taman, 169 Diantaranya Dilengkapi Bermain Anak (Foto: Diskominfo Surabaya)

iBenews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus memperbanyak dan mempercantik taman-taman di Kota Pahlawan. Berdasarkan data yang dimiliki Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Surabaya, hingga awal tahun 2023 ini total sudah ada 949 taman yang tersebar di berbagai penjuru kota, 169 taman diantaranya sudah dilengkapi fasilitas bermain anak.

Hampir setiap hari taman bermain itu tidak pernah sepi dari pengunjung. Apalagi kalau akhir pekan, taman-taman di Surabaya terutama taman bermain pasti penuh dengan pengunjung. Warga seakan merasa aman dan nyaman membawa anak-anaknya ke taman, dan anak-anak Surabaya pun riang gembira menikmati berbagai fasilitas itu.

“Jadi, taman-taman di Surabaya menjadi ruang publik yang kami desain senyaman mungkin untuk warga. Taman juga menjadi tempat santai dan tempat berkumpulnya semua kalangan, baik kalangan yang menengah ke atas maupun yang menengah ke bawah. Makanya taman kita itu tidak pernah sepi pengunjung,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) SurabayaAgus Hebi Djuniantoro di ruang kerjanya, Kamis (2/2/2023).

Menurutnya, total taman di Kota Surabaya itu sebanyak 949 taman yang terdiri dari taman aktif dan taman pasif. Khusus taman aktif, ada skala kota sebanyak 38 lokasi dan skala permukiman atau RW sebanyak 136 lokasi. Kemudian taman pasif yang rata-rata berada di jalur hijau sebanyak 775 lokasi.

“Nah, dari 949 taman itu, 169 taman diantaranya menjadi taman bermain anak dan tidak pernah sepi pengunjung. Lokasi ini tersebar di seluruh Surabaya, sehingga warga tidak perlu jauh-jauh mengajak anaknya untuk bermain dan semua fasilitas itu gratis,” tegasnya.

Adapun fasilitas bermain anak yang ada di taman bermain itu diantaranya perosotan, jungkat-jungkit, ayunan, pasir-pasiran dan berbagai fasilitas lainnya. Bahkan, di Taman Flora dan Kebun Bibit itu juga dilengkapi area outbound dan beberapa fasilitas outbound.

“Dari sekian banyak taman di Surabaya, Taman Flora dan Kebun Bibit ini yang selalu paling ramai, karena fasilitas bermain anaknya lengkap termasuk untuk outboundnya, makanya di situ juga sering ada event bagi anak-anak,” ujarnya.

Meskipun sudah memperbanyak dan mempercantik taman hingga dilengkapi fasilitas bermain anak, namun pemkot tidak berhenti sampai di situ. Pasalnya, ada enam taman di Surabaya yang saat ini sedang diproses untuk mendapatkan sertifikat Ruang Bermain Ramah Anak (RBRA) dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA). Keenam taman itu adalah Taman Flora, Taman Harmoni, Taman Kebun Bibit Wonorejo, Taman Cahaya, Taman 10 November, dan Taman Jangkar.

“Jadi, saat ini kita sedang proses pengurusan standarisasi dan sertifikasi RBRA. Sebelumnya, Taman Flora yang mendapatkan sertifikasi ini, tapi karena mungkin expired akhirnya kita ulang dari awal saja,” tegasnya.

Oleh karena itu, Hebi mengajak kepada seluruh warga Kota Surabaya untuk berkunjung dan bermain di taman-taman Surabaya saja. Bahkan, ia juga mengajak seluruh pengunjung taman untuk selalu menjaga berbagai fasilitas yang telah disediakan.

“Karena ini fasilitas umum, maka saya mohon dan mengajak semua pengunjung untuk selalu menjaga berbagai fasilitas itu,” pungkasnya. (iB-1)

Share :

Baca Juga

HEADLINE

Wamenparekraf Komodo Travel Mart Dorong Pengembangan Pariwisata di NTT

HEADLINE

Mulai dari Kopi Hingga Gula Merah Kolang, 3 Produk Lokal Labuan Bajo Diminati China

HEADLINE

43.000 Turis Kunjungi Labuan Bajo Manggarai Barat Pada Bulan Mei 2024

HEADLINE

BPOLBF Gandeng Komunitas Floratama, Perkuat Kolaborasi Industri Parekraf

HEADLINE

Hal-hal yang Perlu Dipersiapkan Sebelum Memasang Water Heater Gas

HEADLINE

Kemenparekraf-Basarnas Perkuat Protokol Keamanan Wisata Bahari Labuan Bajo

HEADLINE

Menparekraf: Penerbangan Internasional ke Labuan Bajo Akan Terealisasi di Kuartal IV 2024

HEADLINE

Kemenparekraf-Basarnas Evaluasi Protokol Keamanan dan Keselamatan di DPSP Labuan Bajo