Home / News / Pendidikan

Jumat, 22 Juli 2022 - 08:51 WIB

STAIM Probolinggo Ingin Jadi Gudang Public Speaker

Pelatihan MC (Master of Ceremony) mahasiswa STAIM

Pelatihan MC (Master of Ceremony) mahasiswa STAIM

iBenews.id – Sadar akan banyaknya potensi mahasiswa dibidang public speaking, Sekolah Tinggi Agama Islam Muhammadiyah (STAIM) Probolinggo gelar pelatihan MC (Master of Ceremony) bagi mahasiswa-mahasiswinya. Pelatihan yang diselenggarakan secara bertahap Juni hingga Juli 2022 itu, memuat materi keprotokoleran, MC dan persiapan-persiapannya.

Dalam kegiatan itu, mahasiswa tidak hanya dibekali pengetahuan public speaking dan keprotokolan secara teori saja. Tapi mereka juga dituntut untuk mampu membuat konsep acara serta mempraktekkannya. “Kami melihat mahasiswa-mahasiswi kami cukup banyak yang punya kemampuan public speaking khususnya MC ya, jadi kami kira nggak ada salahnya juga klo kita support mereka dengan pelatihan ini biar mereka bisa lebih terarah” Ujar Yulina Fadilah, selaku Dosen sekaligus penggagas acara.

Yulina menambahkan, animo mahasiswa untuk mengikuti pelatihan public speaking khususnya MC sangat tinggi. Namun karena terbatasnya ruang dan waktu, terpaksa harus dilakukan seleksi. “Awalnya ya seratusan mahasiswa, tapi akhirnya kami seleksi jadi sekitar dua puluhan yang masuk pelatihan” Ucap Ina, sapaan akrab Yuliana.

Pengembangan kompetensi mahasiswa dibidang public speaking khususnya dibidang MC, dilakukan secara serius oleh STAIM Probolinggo. Ini dapat dilihat dari pemateri yang dihadirkan adalah para professional MC, yaitu Windri Saifudin,M.Med.Kom, Dian Rahma Santoso, M.Pd, dan Rani Syahda Hanifa. Untuk kedepannya, para peserta akan difasilitasi sebagai pembawa acara di berbagai acara terutama dilingkungan STAIM Probolinggo.

Meskipun demikian, tidak sedikit peserta yang merasa terfasilitasi dalam mengembangkan bakat dan kemampuannya dibidang MC. Salah satunya Siti Agustini, mahasiswi STAIM yang juga guru TK di Probolinggo itu merasa lebih percaya diri dan berharap bisa jadi MC untuk acara anak-anak. Hal sama juga dirasakan Atmadi, yang berharap bisa menjadi bekal untuk karirnya kedepan. “setiap karir pasti perlu kemampuan public speaking, dan saya ingin kemampuan itu justru bisa jadi poin lebih untuk karir saya nanti” ujarnya. (iB-1)

Share :

Baca Juga

HEADLINE

Wamenparekraf Komodo Travel Mart Dorong Pengembangan Pariwisata di NTT

HEADLINE

Mulai dari Kopi Hingga Gula Merah Kolang, 3 Produk Lokal Labuan Bajo Diminati China

HEADLINE

43.000 Turis Kunjungi Labuan Bajo Manggarai Barat Pada Bulan Mei 2024

HEADLINE

BPOLBF Gandeng Komunitas Floratama, Perkuat Kolaborasi Industri Parekraf

HEADLINE

Hal-hal yang Perlu Dipersiapkan Sebelum Memasang Water Heater Gas

HEADLINE

Kemenparekraf-Basarnas Perkuat Protokol Keamanan Wisata Bahari Labuan Bajo

HEADLINE

Menparekraf: Penerbangan Internasional ke Labuan Bajo Akan Terealisasi di Kuartal IV 2024

HEADLINE

Kemenparekraf-Basarnas Evaluasi Protokol Keamanan dan Keselamatan di DPSP Labuan Bajo