Home / Berita / News

Minggu, 17 Juli 2022 - 17:29 WIB

PPIH Pastikan Pemeriksaan COVID-19 Tuntas di Asrama Haji Surabaya

Seluruh jamaah yang tiba dari Tanah Suci dikumpulkan terlebih dahulu di Asrama Haji untuk skrining kesehatan sebelum kembali ke daerah asal masing-masing (Foto: Antara)

Seluruh jamaah yang tiba dari Tanah Suci dikumpulkan terlebih dahulu di Asrama Haji untuk skrining kesehatan sebelum kembali ke daerah asal masing-masing (Foto: Antara)

iBenews.id – Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Surabaya memastikan pemeriksaan COVID-19 untuk jamaah tuntas di Asrama Haji Sukolilo Surabaya.

“Seluruh jamaah yang tiba dari Tanah Suci dikumpulkan terlebih dahulu di Asrama Haji untuk skrining kesehatan sebelum kembali ke daerah asal masing-masing,” ujar Wakil Kepala Bidang Keesehatan I PPIH Debarkasi Surabaya dr Acub Zaenal Amoe kepada wartawan di Surabaya, Ahad.

Skrining dilakukan sebagai upaya mencegah penularan COVID-19, salah satunya melalui pemeriksaan suhu serta tes usap antigen.

Sebagai persyaratan, kata dr Acub, bagi jamaah yang suhu badannya terdeteksi di atas 37,5 derajat Celcius dan bergejala COVID-19, diharuskan mengikuti tahapan tes PCR.

Pada hari pertama kedatangan jamaah haji yang diawali kloter satu, yakni sebanyak 450 orang asal Kabupaten Tuban ditambah petugas kesehatan, total terdapat sembilan orang yang bergejala sehingga harus dilakukan tes PCR.

“Sembilan orang yang dites PCR karena bergejala, seperti batuk, pilek dan sesak nafas. Sedangkan, ratusan orang lain yang tak bergejala dites antigen. Sebelum hasilnya muncul, semua jamaah ditempatkan di ruang transit,” katanya.

Bagi jamaah yang hasil tes antigennya positif, lanjut dia, akan dilakukan tes PCR untuk memastikan terkonfirmasi atau tidaknya penyakit COVID-19.

Dokter Acub menjelaskan jika nantinya ada yang positif dengan gejala ringan atau tanpa gejala, dilakukan isolasi terpusat di kabupaten/kota masing-masing, termasuk berkoordinasi dengan dinas kesehatan setempat.

Sedangkan bagi jamaah yang hasil tes usapnya positif dengan bergejala sedang sampai berat diharuskan untuk menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Haji (RSU Haji) atau RSUD dr Soetomo di Surabaya.

“Semoga semua hasilnya negatif dan jamaah bisa kembali ke daerah asal. Kami juga tetap mengingatkan selalu patuhi protokol kesehatan, termasuk saat berada di rumah masing-masing, terutama memakai masker,” tutur dia.

Sementara itu, jamaah haji kloter pertama telah mendarat di Bandara Juanda pukul 05.00 WIB, lalu pukul 07.00 WIB sudah berada di Asrama Haji Sukolilo.

 

Jamaah kloter awal ini terdiri atas 446 orang asal Kabupaten Tuban, ditambah petugas kloter dan kesehatan sebanyak empat orang.

Berikutnya, kloter kedua yang juga membawa 450 jamaah tiba di Bandara Juanda pada Ahad siang pukul 12.55 WIB.

Kloter dua terdiri atas 150 jamaah haji asal Kabupaten Tuban, 276 jamaah dari Kabupaten Bojonegoro, 20 jamaah dari Kota Surabaya, ditambah empat orang petugas. (iB-1)

Sumber: Antara

Share :

Baca Juga

HEADLINE

Menparekraf Optimistis Investasi Pariwisata Akan Meningkat Seiring Melesatnya Peringkat TTDI Indonesia

HEADLINE

Presiden Pastikan Tak Ada Bansos Untuk Korban Judi Online

HEADLINE

Wamenparekraf Komodo Travel Mart Dorong Pengembangan Pariwisata di NTT

HEADLINE

Mulai dari Kopi Hingga Gula Merah Kolang, 3 Produk Lokal Labuan Bajo Diminati China

HEADLINE

43.000 Turis Kunjungi Labuan Bajo Manggarai Barat Pada Bulan Mei 2024

HEADLINE

BPOLBF Gandeng Komunitas Floratama, Perkuat Kolaborasi Industri Parekraf

HEADLINE

Hal-hal yang Perlu Dipersiapkan Sebelum Memasang Water Heater Gas

HEADLINE

Kemenparekraf-Basarnas Perkuat Protokol Keamanan Wisata Bahari Labuan Bajo