Home / Berita / News

Kamis, 6 April 2023 - 21:20 WIB

Pemkot Surabaya Bersama Kepolisian Jamin Keamanan Gereja Jelang Paskah

Kasatpol PP Kota Surabaya, Eddy Christijanto (Foto: Diskominfo Surabaya)

Kasatpol PP Kota Surabaya, Eddy Christijanto (Foto: Diskominfo Surabaya)

iBenews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama Polrestabes Surabaya memperketat penjagaan di setiap gereja se-Surabaya. Hal ini dilakukan dalam memasuki rangkaian peringatan pekan suci perayaan Paskah bagi umat Kristen dan Katolik. Di antaranya saat mengikuti peribadatan Kamis Putih, Jumat Agung, Sabtu Suci, hingga Minggu Paskah.

“Kita sudah koordinasi semuanya, jadi nanti Insya Allah seperti tahun tahun sebelumnya. Jadi teman-teman Pemkot Surabaya bersama Polrestabes dan gereja kita jaga bersama,” kata Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, Kamis (6/4/2023).

Terpisah, Kepala Satpol PP Kota Surabaya, Eddy Christijanto mengatakan bahwa menjelang perayaan Hari Raya Paskah, pihaknya akan menerjunkan ratusan personel untuk melakukan pengamanan dan penjagaan di seluruh gereja se-Surabaya. Kegiatan pengetatan penjagaan akan dimulai pada Kamis Suci hingga Minggu Paskah

“Personel untuk tingkat kota sekitar 400, kemudian di tingkat kecamatan akan menerjunkan 20 personel dari 31 kecamatan. Artinya ada sekitar 620 personel yang diterjunkan dan terbagi di setiap wilayah, yakni Surabaya bagian utara, selatan, barat, dan timur,” kata Eddy.

Eddy menjelaskan, perayaan rangkaian pekan suci Paskah bersamaan dengan Bulan Suci Ramadan, maka Pemkot Surabaya melaksanakan pengamanan khusus. Salah satunya adalah dengan menggelar operasi cipta kondisi asuhan rembulan di setiap wilayah se-Surabaya yang dilakukan setiap malam.

“Untuk Paskah kita melaksanakan dengan skala besar dengan mengarah pada gereja-gereja. Karenanya, kami meminta kepada umat nasrani yang melakukan rangkaian ibadah Paskah untuk ikut menjaga, khususnya di internal gereja masing-masing,” jelasnya.

Oleh sebab itu, Eddy mengimbau kepada satgas gereja untuk melakukan pengetatan pengamanan di setiap pintu masuk gereja. Kemudian melakukan pengecekan terhadap setiap mobil dan kendaraan yang hendak parkir. Serta, diharapkan memarkirkan kendaraannya di area parkir luar gereja untuk meminimalisir hal-hal yang tidak diinginkan.

“Selain itu, gereja memiliki satgas sehingga hafal siapa saja jemaatnya. Kalau ada yang mencurigakan atau dinilai bukan jemaat gereja, kami mohon untuk dengan tegas menanyakan identitasnya kalau perlu tidak diizinkan masuk,” tegasnya.

Namun, apabila pihak gereja merasa kesulitan, ia meminta satgas gereja untuk segera menghubungi command center 112. “Karena tim kami tersebar di beberapa titik, sehingga akan segera merapat ke gereja tersebut untuk melakukan bantuan pengamanan,” ungkapnya.

Meski begitu, Eddy memastikan bahwa seluruh umat Kristen maupun Katolik bisa melaksanakan rangkaian ibadah pekan suci Paskah dengan aman dan nyaman di seluruh gereja se-Surabaya.

“Umat nasrani tidak usah takut, kita akan mulai (pengetatan penjagaan) Kamis malam sudah bergerak, silahkan melaksanakan ibadah Paskah dengan damai dan khusyuk. Sehingga makna daripada Paskah ini bisa dihayati dan memberikan keberkahan kepada warga Kota Surabaya,” pungkasnya. (iB-1)

Share :

Baca Juga

HEADLINE

Menparekraf: Penerbangan Internasional ke Labuan Bajo Akan Terealisasi di Kuartal IV 2024

HEADLINE

Kemenparekraf-Basarnas Evaluasi Protokol Keamanan dan Keselamatan di DPSP Labuan Bajo

HEADLINE

Upaya Kembangkan Ekonomi Kreatif, Apresiasi Kreasi Indonesia 2024 di Labuan Bajo

HEADLINE

Erick Tohir Ajak Pengusaha Uni Emirat Arab ke Golo Mori Labuan Bajo

HEADLINE

Indonesia Mendapat Apresiasi, World Water Forum ke-10 Resmi Ditutup

HEADLINE

Strategi Pemasaran Efektif dengan Aplikasi Chatbot WhatsApp

HEADLINE

Pelantikan Prabowo – Gibran Sebagai Presiden dan Wakil Presiden Terpilih Dipercepat?

HEADLINE

Indonesia Memiliki Berbagai Jenis Potensi Wisata Air