Home / News / Pendidikan

Jumat, 3 Juni 2022 - 06:10 WIB

Kelas Praktik Mahasiswa Hotel Management UK Petra Bawa Nuansa Rustic dalam Crescere Group

Mahasiswa saat sedang live carving honey chicken grill (Foto: Humas UK Petra

Mahasiswa saat sedang live carving honey chicken grill (Foto: Humas UK Petra

iBenews.id – Kelas praktik Manajemen Operasional Hotel (MOH) UK Petra digelar dalam masa new normal dengan konsep berbeda. Mengusung nama Crescere Group, sebanyak 68 mahasiswa program Hotel Management UK Petra gelar praktik nyata layani masyarakat umum.

“Selama satu semester, para mahasiswa semester enam ini mempersiapkan diri terlebih dahulu sebelum pada akhirnya mulai 16 Februari yang lalu baik secara online maupun offline mulai menjalankan baik itu hotel, café, restaurant hingga laundry.”, rinci Agung Harianto, S.Pd., M.M., selaku Seketaris Program Hotel Management UK Petra.

Uniknya terletak pada konsepnya, Crescere Group ini sendiri merupakan unit bisnis yang terbagi menjadi enam. Yaitu Crescere Hotel, Acacia Restaurant, Meltshake Cafe, Fatwok (Kitchen), Namu (Pastry & Bakery) dan Tjutji-tjutji Laundry. 

Sehingga ada brand yang memang dijalankan secara sistem Pre Order terlebih dahulu. Misalnya seperti Fatwok Kitchen dan Namu Pastry & Bakery menggunakan sistem cloud kitchen, yang bisa diambil sendiri di kampus atau dikirimkan melalui layanan jasa kurir.

Crescere sendiri berasal dari Bahasa Latin yang artinya bertumbuh atau semakin besar. Gerarldine Audrey Suwondo selaku General Manager mengungkapkan bahwa “seluruh staf mahasiswanya dapat bertumbuh dan berkembang, sehingga mampu memberikan dan mengembangkan pelayanan yang terbaik pada pelanggan”, ujarnya saat di kampus UK Petra.

Mengambil nuansa rustic (pedesaan), maka dekorasi pun menggunakan konsep hutan dan pohon dengan dominasi warna hijau, krem dan putih pada seragamnya.

Agung merinci, setiap mahasiswa yang akan menjalankan MOH ini mendapatkan modal awal dari UK Petra sebesar Rp 60 juta yang digunakan untuk biaya operasional untuk memulai sebuah bisnis. “Mulai dari dekorasi, membeli bahan hingga seragam. Hasil keuntungan akan diberikan atau dikembalikan pada mahasiswa yang menjalankan MOH ini.” rinci Agung.

Sehingga dengan demikian para mahasiswa belajar mempraktekkan sebuah ide menjadi bisnis yang disesuaikan dengan perubahan saat ini. Tentu saja dengan supervisi dari para dosen.

Food and Beverage yang dihasilkan oleh para mahasiswa semester enam ini mencapai 163 produk. Konsep FnB nya mengangkat menu Asia dengan Fusion Western. Sedangkan untuk hotel tersedia tiga kamar dan untuk laundry menyuguhkan 34 tipe service. (iB-1)

Share :

Baca Juga

HEADLINE

Menparekraf Optimistis Investasi Pariwisata Akan Meningkat Seiring Melesatnya Peringkat TTDI Indonesia

HEADLINE

Presiden Pastikan Tak Ada Bansos Untuk Korban Judi Online

HEADLINE

Wamenparekraf Komodo Travel Mart Dorong Pengembangan Pariwisata di NTT

HEADLINE

Mulai dari Kopi Hingga Gula Merah Kolang, 3 Produk Lokal Labuan Bajo Diminati China

HEADLINE

43.000 Turis Kunjungi Labuan Bajo Manggarai Barat Pada Bulan Mei 2024

HEADLINE

BPOLBF Gandeng Komunitas Floratama, Perkuat Kolaborasi Industri Parekraf

HEADLINE

Hal-hal yang Perlu Dipersiapkan Sebelum Memasang Water Heater Gas

HEADLINE

Kemenparekraf-Basarnas Perkuat Protokol Keamanan Wisata Bahari Labuan Bajo