Home / Berita / News

Kamis, 16 Februari 2023 - 07:37 WIB

Harga Cabai dan Bawang Merah Melambung, Begini Solusi Wali Kota Eri Cahyadi

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat sidak di Pasar Pucang Surabaya (Diskominfo Surabaya)

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat sidak di Pasar Pucang Surabaya (Diskominfo Surabaya)

iBenews.id – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi melakukan pengecekan harga maupun pasokan beras dan Minyakita di Pasar Pucang Anom Surabaya, Jawa Timur, Rabu (15/2/2023). Pengecekan dilakukan untuk memastikan stok dan harga kedua bahan pokok tersebut stabil.

Namun hal berbeda tampak pada komoditas cabai dan bawang merah. Berdasarkan hasil pengecekannya di lapangan, Wali Kota Eri menemukan jika harga cabai rawit dan bawang merah alami kenaikan.

Sebelumnya, ia telah meminta jajarannya agar berkoordinasi dengan PD Pasar Surya untuk menekan harga cabai dan bawang merah.

“Saya minta teman-teman PD Pasar Surya dan Dinkopdag itu untuk berangkat ke Nganjuk, karena saya sudah kontak Pak Bupati Nganjuk. Di situ kita bisa langsung connect dengan petaninya,” katanya.

Menurutnya, dengan cara mengambil hasil panen langsung dari petani di Nganjuk, maka harga cabai rawit dan bawang merah di Surabaya dapat ditekan. Termasuk pula proses distribusinya yang menggunakan armada milik Pemkot Surabaya.

“Sehingga kita bisa ambil langsung dari petaninya, kita bawa seperti beras menggunakan transportasi yang disediakan pemerintah. Sehingga harga cabai bisa kita tahan, termasuk dengan bawang merah,” jelasnya.

Sementara terkait harga beras,
Wali Kota Eri Cahyadi mengatakan bahwa stok beras sudah dipastikan tersedia dalam beberapa bulan ke depan oleh PD Pasar Surya. Sedangkan terkait harga, nominalnya sama dengan saat ambil di gudang Bulog.

“Saya juga minta Pak Sekda untuk alat transportasi yang ambil (beras) ke Bulog untuk didistribusikan ke pedagang dari pemkot. Sehingga harganya bisa kita kontrol, karena angkutannya kita lakukan subsidi,” kata Wali Kota Eri Cahyadi usai sidak di Pasar Pucang Anom.

Di samping beras, Wali Kota Eri juga mengungkapkan jika saat ini stok Minyakita melimpah. Sedangkan untuk harga, pedagang maksimal menjual Rp14.000 sesuai dengan HET (Harga Eceran Tertinggi).

“Minyakita Alhamdulillah stoknya sudah berlimpah, sudah kita pastikan beberapa bulan ke depan,” ungkap Cak Eri, panggilan lekat Wali Kota Surabaya.

Cak Eri juga menerangkan bahwa Dinkopdag bersama PD Pasar Surya telah memfasilitasi pedagang dalam proses pemesanan Minyakita. Sebab, untuk bisa menjual produk minyak goreng tersebut, pedagang harus mendaftar dulu melalui aplikasi SIMIRAH. “Nah, itu sekarang dibantu pemerintah kota dan PD Pasar Surya. Sehingga kebutuhan-kebutuhan itu sudah bisa terpenuhi, juga untuk kebutuhan minyaknya,” kata dia.

Sementara itu, Direktur Utama PD Pasar Surya Surabaya, Agus Priyo menyatakan, bahwa formulasi yang disiapkan Wali Kota Eri Cahyadi dalam mengendalikan harga Bapok menguntungkan pedagang dan masyarakat. Terlebih, biaya transportasi itu bisa dipangkas karena juga menggunakan armada milik Pemkot Surabaya.

“Seperti yang disampaikan Pak Wali Kota, (pemkot) akan dukung penuh di bagian distribusinya. Artinya apa, di sini kan terasa banget, pedagang merasa untung, masyarakat juga senang bisa dapat harga di bawah HET. Kalau dipertahankan bisa terjaga harganya,” pungkasnya. (iB-1)

Share :

Baca Juga

HEADLINE

Pelantikan Prabowo – Gibran Sebagai Presiden dan Wakil Presiden Terpilih Dipercepat?

HEADLINE

Indonesia Memiliki Berbagai Jenis Potensi Wisata Air

HEADLINE

Indonesia Maksimalkan Tata Kelola Air untuk Sektor Pariwisata

LABUAN BAJO

Lamanya Proses Pembuatan SHM di BPN Manggarai Barat? Begini Standar Sesuai Aturan BPN

HEADLINE

Menteri ATR: World Water Forum bisa hasilkan gagasan-solusi air global

HEADLINE

Menteri Kelautan berharap Elon Musk beri internet murah ke nelayan

HEADLINE

Jokowi akan membuka KTT World Water Forum pagi ini, Dihadiri Elon Musk

MANGGARAI BARAT

BPBD Pemkab Manggarai NTT Antisipasi Potensi Bencana Dampak El Nino