Home / News / Olah Raga

Rabu, 5 April 2023 - 09:15 WIB

Damai! Puluhan Bonek Kawal Bus Persija Saat Latihan di Gresik

Bus Persija dikawal puluhan suporter Persebaya, Bonek, saat menuju ke Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, Selasa (4/4/2023). (Foto: ANTARA/Rizal Hanafi)

Bus Persija dikawal puluhan suporter Persebaya, Bonek, saat menuju ke Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, Selasa (4/4/2023). (Foto: ANTARA/Rizal Hanafi)

iBenews.id – Suporter Persebaya Bonek mengawal kedatangan Persija yang menggunakan bus saat melakukan latihan ofisial menjelang pertandingan melawan Persebaya dalam laga lanjutan Liga 1 di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik.

Koordinator Bonek Gresik Ikhtiar Ramadhan, Selasa, mengatakan pengawalan tersebut merupakan inisiatif dari Bonek agar pemain dan ofisial Persija merasa aman dan nyaman dengan tidak menggunakan kendaraan taktis (rantis)

“Kalau naik rantis memang aman, tapi tidak nyaman, teman-teman Bonek ingin memberikan contoh bahwa Surabaya dan Gresik itu bisa jadi tuan rumah yang baik meskipun melawan tim rival sekalipun seperti Persija,” ucap pria yang akrab disapa Kentung.

Hal tersebut, diharapkan menjadi contoh bagi suporter lainnya karena rivalitas itu bukan membunuh melainkan mahkotanya kompetisi.

“Liga ini sudah habis, juara sudah ada, sehingga sisa pertandingan ini harus digunakan untuk menumbuhkan persaudaraan,” katanya.

Pihaknya mengimbau baik bagi suporter Persebaya ataupun Persija bahwa harus menumbuhkan esensi sepak bola yaitu fair play dan unity.

“Mari bangun persaudaraan yang berkelanjutan, untuk besok harapan kami ayo kita jaga pertandingan ini. Saat ada sesuatu hal seperti tekel keras dari pemain Persebaya jangan direaksi langka provokatif begitu juga sebaliknya,” ujarnya.

Selain itu, wasit diharapkan juga jangan memberikan keputusan yang memicu tensi reaktif di tribun agar pertandingan melawan tim rival dapat berjalan lancar.

“Pertandingan besok harus dimaknai dengan persaudaraan, harus dijaga itu sama-sama,” ucapnya.

Sementara itu, Marshal Bonek bernama Yudi Ambon menambahkan ingin menjadi suporter yang baik dengan menjamu dan mengawal tim tamu.

“Silakan datang ke sini dengan aman dan nyaman dengan menggunakan kendaraan yang sebagaimana mestinya, tidak menggunakan mobil rantis,” katanya.

Menurut dia, mobil rantis bukan merupakan kendaraan untuk olahraga melainkan sebagai alat untuk perang.

“Rantis itu mobil untuk perang bukan kendaraan untuk olah raga dan sepak bola itu bukan perang,” ucapnya.

Tak hanya Bonek, Ketua Harian Ultras Gresik mengatakan pihaknya bersama Bonek berkomitmen menjaga kondusivitas wilayah tersebut agar seluruh pertandingan bola berjalan lancar.

“Kami diminta tolong oleh Bonek untuk juga mengawal Persija, hal ini merupakan komitmen kami untuk menjaga keamanan Kota Gresik,” ucapnya.

Sementara, pemain Persija Hanif Sjahbandi bersyukur mendapat kesempatan bermain sepak bola tanpa menggunakan mobil rantis seperti yang kerap terjadi saat pertandingan dengan rivalitas tinggi.

“Saya rasa sudah waktunya kita sebagai pemain bola tidak pergi ke stadion menggunakan rantis, saya merasakan itu berkali-kali di Arema tidak cuma saat melawan Persebaya dan di Persija pun juga sama,” katanya.

Mantan pemain Arema tersebut berharap bahwa sepak bola Indonesia harus belajar dari tragedi-tragedi yang sudah terjadi, seperti halnya saat di Kanjuruhan.

“Saya berharap kedepannya sepak bola ini sudah tidak perlu menggunakan rantis lagi, yang mana kalau kita menggunakan itu karena takut terancam akan bahaya di luar lapangan, jadi tidak perlu lagi,” tuturnya. (iB-3)

Sumber: Antara

Share :

Baca Juga

HEADLINE

Bawaslu Manggarai Barat Minta ASN, TNI-Polri Netral pada Pilkada 2024

HEADLINE

Kabulkan Praperadilan, Hakim Bebaskan Pegi Setiawan

HEADLINE

Komnas HAM Sebut Satgas TPPO di NTT Jarang Rapat, Kepala BP2MI Juga Bingung

HEADLINE

Kemenlu Ajak 23 Dubes Asing ke Labuan Bajo Genjot Investasi Sektor Parekraf

HEADLINE

Kejari Manggarai Barat Dalami Potensi Tersangka Baru Korupsi Sarpras Pramuka Mbuhung

HEADLINE

Bea Cukai dan Karantina Bantu UMKM Labuan Bajo Lakukan Ekspor ke Malaysia

HEADLINE

Kapal Wisata Budi Utama Tenggelam di Labuan Bajo 2 Turis Spanyol Terluka

HEADLINE

Kemenparekraf Perkuat Tata Kelola Komunikasi Krisis Pariwisata di DPSP Labuan Bajo