Home / Berita / News

Minggu, 10 April 2022 - 07:03 WIB

CFD Ngabuburit Sediakan Produk UMKM hingga Fasilitas Vaksin

Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Agus Hebi Djuniantoro  (Foto: Dok Diskominfo Surabaya)

Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Agus Hebi Djuniantoro (Foto: Dok Diskominfo Surabaya)

iBenews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bakal menggelar Car Free Day (CFD) di Jalan Tunjungan dan Jalan Darmo mulai Minggu (10/4/2022) hari ini. Selama bulan Ramadan, CFD ini akan digelar pada pukul 15.00-18.00 WIB dan hanya akan digelar pada tanggal 10 April, 17 April, dan tanggal 24 April 2022.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya Agus Hebi Djuniantoro memastikan bahwa pada prinsipnya CFD ini bertujuan untuk mengurangi emisi gas di Kota Surabaya. Kemudian ada arahan dari Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi untuk menggerakan ekonomi kerakyatan melalui CFD itu, sehingga nantinya akan ada UMKM Surabaya yang berjualan di sirip-sirip jalan.

“Sesuai Perwali-nya memang untuk mengurangi emisi gas. Namun setelah ada arahan untuk menggerakkan ekonomi kerakyatan, akhirnya kami berkolaborasi dengan Dinas Koperasi UMKM dan Perdagangan (DKUKMP) untuk menyiapkan UMKM-nya, sehingga UMKM ini nanti bisa berjualan di sejumlah kawasan CFD,” katanya.

Khusus CFD di Jalan Raya Darmo, UMKM ini akan disediakan stand di dekat Kantor Wonokoyo, Jalan Taman Bungkul, Jalan Comal, dan Jalan Bintoro sisi timur. Kemudian di Jalan Tunjungan, stan UMKM akan disediakan di sisi sirip Jalan Tanjung Anom dan Jalan Genteng Besar.

Oleh karena itu, Hebi mempersilahkan warga untuk datang dan ngabuburit di CFD ini. Namun, ia meminta protokol kesehatan harus tetap dijaga bersama. Bahkan, nanti pemkot juga akan menyiapkan aplikasi PeduliLindungi di masing-masing pintu masuk.

“Di lokasi CFD nanti akan ada vaksin dari Dinkes. Bahkan, nanti teman-teman dari kecamatan dan kelurahan akan menggelar vaksin hunter untuk mencari orang-orang yang belum melakukan vaksin,” tegasnya.

Demi mensukseskan acara CFD ini, Pemkot Surabaya berkolaborasi dengan Satlantas Polrestabes Surabaya, Koramil Wonokromo dan Koramil Tegalsari kelurahan dan Kecamatan Tegalsari. Selain itu, pemkot juga akan mengerahkan Satpol PP Surabaya, BPBD Surabaya, Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya serta DLH Surabaya untuk membantu pengamanan dan pengawasan protokol kesehatan.

“Jadi, teman-teman ini nanti yang akan mengawasi sekaligus mengingatkan apabila ada pengunjung yang melanggar prokes,” ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi berharap CFD ini bisa menjadi ajang pemulihan ekonomi. Khususnya, untuk kalangan UMKM di Kota Surabaya. “Ini demi membangkitkan UMKM. Pengunjung bisa masuk tapi tetep prokes, pakai masker dan tetap jaga jarak. Ini bulan suci ramadhan, siapapun yang berjualan, insyallah pasti habis dan berkah. UMKM bisa berjualan dan income mulai meningkat, sehingga perputaran ekonomi di Surabaya juga berputar,” pungkasnya. (iB-1)

Share :

Baca Juga

HEADLINE

Menparekraf Optimistis Investasi Pariwisata Akan Meningkat Seiring Melesatnya Peringkat TTDI Indonesia

HEADLINE

Presiden Pastikan Tak Ada Bansos Untuk Korban Judi Online

HEADLINE

Wamenparekraf Komodo Travel Mart Dorong Pengembangan Pariwisata di NTT

HEADLINE

Mulai dari Kopi Hingga Gula Merah Kolang, 3 Produk Lokal Labuan Bajo Diminati China

HEADLINE

43.000 Turis Kunjungi Labuan Bajo Manggarai Barat Pada Bulan Mei 2024

HEADLINE

BPOLBF Gandeng Komunitas Floratama, Perkuat Kolaborasi Industri Parekraf

HEADLINE

Hal-hal yang Perlu Dipersiapkan Sebelum Memasang Water Heater Gas

HEADLINE

Kemenparekraf-Basarnas Perkuat Protokol Keamanan Wisata Bahari Labuan Bajo