Home / Berita / News

Selasa, 5 April 2022 - 16:05 WIB

Cegah Tawuran, Satpol PP Surabaya Bagi-Bagi Makan Sahur Sambil Patroli

Kepala Satpol PP Surabaya Eddy Christijanto (Foto: Diskominfo Surabaya)

Kepala Satpol PP Surabaya Eddy Christijanto (Foto: Diskominfo Surabaya)

iBenews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama TNI/Polri dan tokoh masyarakat bergandeng tangan menjaga keamanan warga selama ramadan Idul Fitri 1443 Hijriah. Mulai dari pencegahan tempat Rekreasi Hiburan Umum (RHU) yang melanggar jam buka, tempat kerumunan, hingga mengantisipasi terjadinya tindak kriminalitas di jalan umum hingga perkampungan.

Kepala Satpol PP Kota Surabaya Eddy Christijanto mengatakan, sesuai dengan instruksi Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, pada ramadan tahun ini pemkot menggelar patroli pengamanan gabungan. Patroli itu dimulai dari pukul 20.00 WIB hingga 23.00 WIB bersama TNI/Polri dan patroli khusus Satpol PP Tim Asuhan Rembulan dimulai dari pukul 23.00 WIB hingga 04.00 WIB.

“Kegiatan pengamanan Satpol PP ada tiga. Nanti tim satu ikut gabungan Polrestabes Surabaya, kemudian tim dua ikut Polres Pelabuhan Tanjung Perak, kemudian terakhir, pukul 23.00 WIB sampai 04.00 itu Tim Asuhan Rembulan bergerak,” kata Eddy, Senin (4/4/2022).

Eddy menyampaikan, sasaran dalam kegiatan ini diantaranya adalah RHU bandel yang melampaui ketentuan jam buka, kedua mencegah adanya aktivitas warga setelah pelaksanaan salat tarawih seperti orang yang nongkrong hingga larut malam, balap sepeda, main bola di jalan dan lain sebagainya.

“Kalau ada RHU yang nyolong-nyolong itu pasti kita bubarkan. Apalagi setelah tarawih hingga menjelang subuh masih ada orang kumpul-kumpul, nongkrong-nongkrong di pinggir jalan, main bola di jalan, balap sepeda itu kita bubarkan kita arahkan untuk pulang,” tegas Eddy.

Eddy mengungkapkan, nantinya Tim Asuhan Rembulan itu akan memberikan arahan kepada remaja atau anak – anak yang nekat keluar pada saat malam hari. Pengarahan itu akan dilakukan secara humanis dengan cara bagi-bagi sahur gratis selama operasi berlangsung, setelah itu Tim Asuhan Rembulan diminta untuk pulang.

“Nanti kami ajak makan sahur gratis sembari kita edukasi, kemudian kami arahkan pulang,” imbuhnya.

Untuk mencegah terjadinya tawuran, Eddy mengaku telah membuat surat edaran kepada camat dan lurah yang isinya adalah meminta patroli tiga pilar di wilayahnya masing-masing. Kedua, agar mengkomunikasikan kepada tokoh masyarakat, ketua RT/RW dan termasuk tokoh agama untuk mencegah kelompok atau anak-anak yang melakukan aktivitas di malam hari saat ramadan.

“Sesuai dengan arahan bapak wali kota, Satpol PP Kota Surabaya diminta untuk berkolaborasi dengan berbagai pihak. Karena pemkot tidak berjalan sendiri, harus melibatkan tokoh masyarakat, RT/RW, tokoh agama, takmir masjid dan organisasi seperti NU atau Muhammadiyah mencegah anak-anak beraktivitas hal-hal yang melanggar aturan,” pungkasnya. (iB-1)

Share :

Baca Juga

HEADLINE

Menparekraf: Penerbangan Internasional ke Labuan Bajo Akan Terealisasi di Kuartal IV 2024

HEADLINE

Kemenparekraf-Basarnas Evaluasi Protokol Keamanan dan Keselamatan di DPSP Labuan Bajo

HEADLINE

Upaya Kembangkan Ekonomi Kreatif, Apresiasi Kreasi Indonesia 2024 di Labuan Bajo

HEADLINE

Erick Tohir Ajak Pengusaha Uni Emirat Arab ke Golo Mori Labuan Bajo

HEADLINE

Indonesia Mendapat Apresiasi, World Water Forum ke-10 Resmi Ditutup

HEADLINE

Strategi Pemasaran Efektif dengan Aplikasi Chatbot WhatsApp

HEADLINE

Pelantikan Prabowo – Gibran Sebagai Presiden dan Wakil Presiden Terpilih Dipercepat?

HEADLINE

Indonesia Memiliki Berbagai Jenis Potensi Wisata Air